Jumat, 06 Maret 2015

Berpisah dan bersatunya Jerman

Materi Pelajaran Sejarah SMA

Berpisah dan bersatunya Jerman

Perang dunia ke 2, Jerman dengan pemerintahan rezim Nazinya, mengalami kekalahan dalam perang melawan sekutu. 4 negara sekutu menduduki Jerman, yaitu Uni Sovyet yang menduduku wilayah Jerman bagian Timur, Wilayah Jerman bagian barat diduduki tentara Perancis, Inggris dan Amerika Serikat. Pihak sekutu yang memenangkan perang, khawatir dengan munculnya kembali Jerman sebagai kekuatan militer dunia. Karena itu, Jerman harus dibatasi kekuatan militernya. Namun, untuk menyatukan kembali wilayah Jerman, terjadi perbedaan pendapat dan kepentingan ideologis antara Uni Sovyet disatu sisi dengan Amerika Serikat, Inggris dan Perancis disisi yang lain. Ketidak sepahaman ini, dan sikap saling curiga antara Uni Sovyet dengan Amerika Serikat, membuat penyatuan Jerman sulit terjadi.


Uni Sovyet berusaha menanamkan pengaruh politik, ekonomi, ideologinya kedalam masyarakat Jerman Timur, dan Amerika Serikat juga berupaya menerapkan system ideology, ekonomi, pemerintahan liberal kapitalis dan demokratis kedalam masyarakat Jerman Barat. Krisis mengenai kota Berlin barat menjadi titik kontradiksi perbedaan tajam antara Amerika Serikat dengan Uni Sovyet dan memicu timbulnya perang dingin. Akhirnya, wilayah Jerman Timur dijadikan Negara Jerman Timur dengan dukungan Uni Sovyet. Dan wilayah Jerman bagian barat dijadikan Negara Jerman ( Republik Federal Jerman ). Perang dingin membuat Amerika dan Uni Sovyet membelanjakan banyak uang untuk pengadaan senjata-senjata canggih dan mendukung setiap kelompok politik yang sefaham baik dengan pelatihan, uang maupun senjata. Sehingga, jutaan hingga milyaran dollar dihamburkan untuk perang dinegara ketiga. Sistem ekonomi komunisme yang tidak tertata dengan baik dan tidak didukung teknologi canggih, membuat system ekonominya tidak efisien. Kondisi ini membuat ketidak seimbangan antara pemasukan dengan pengeluaran dan akhirnya mengalami krisis keuangan dan ekonomi yang parah. Uni Sovyet bubar. Perubahan-perubahan politik di Uni Sovyet, mendorong gerakan anti komunisme dan gerakan – gerakan pro demokrasi menguat dinegara-negara Eropa Timur, yang diwujudkankan kedalam bentuk demo besar-besaran anti komunisme dan anti Uni Sovyet. Penduduk Jerman timur berusaha pindak ke Jerman barat melalui Negara tetangganya seperti Austria . Gelombang migrasi meninggalkan Jerman timur tak bisa dibendung oleh pemerintahan Jerman Timur sehingga akhirnya massa rakyat yang marah dapat menjebol dinding kota Berlin barat dan mereka masuk ke Jerman barat yang sudah siap menerima mereka. Gelombang anti komunis merebak luas diseantoro Jerman Timur dan akhirnya menumbangkan pemerintahan komunis di Jerman Timur. Tumbangnya pemerintahan pro komunis Jerman Timur dan dukungan dari Negara Uni Sovyet, Amerika Serikat, Inggris dan Perancis agar Jerman bersatu, akhinya menyatukan dua Jerman ke satu Negara Jerman. Faktor penyebab utamanya adalah : 1. Kehidupan rakyat Jerman Timur yang miskin dan terkekang 2. Sistem komunis dianggap gagal mensejahterakan rakyat 3. Adanya politik glassnots dan perestroika dari Mikhail Gorbachev 4. Adanya undang-undang HAM 5. Negara Jerman barat dengan pemerintahan yang liberal demokratis lebih sejahtera 6. Kunjungan kedua pejaban pimpinan Negara Jerman yang mengurangi ketegangan dan menciptakan persaudaraan kedua Jerman Persetujuan.

Tidak ada komentar:

Petisi Soetardjo yang membuat belanda Shock

Petisi Soetardjo yang membuat belanda Shock, tonton sebab , petisi ini berisi keinginan bangsa Indonesia untuk memiliki parlemen pemerintaha...