www.sejarahcikampek2.com

Memuat...

Selasa, 16 Februari 2010

JENIS JENIS SEJARAH

Sejarah adalah ilmu yang mempelajari berbagai peristiwa yang sudah terjadi dimasa lalu yang menimbulkan perubahan besar di masyarakat.
Karena begitu banyak peristiwa sejarah yang terjadi maka agar lebih mudah difahami maka perstiwa sejarah dipilah – pilah keberbagai masalah sesuai masalahnya.
Jenis – Jenis sejarah ini diantaranya :
1.Sejarah local : sejarah local membahas peristiwa sejarah disuatu tempat ( daerah ) saja. Misalnya peristiwa pembantaian rakyat di Rawamerta oleh pasukan Belanda. Peristiwa ini hanya terjadi di Kabupaten Karawang dan dicatat didalam sejarah Kabupaten Karawang.
2.Sejarah Nasional : berbagai peristiwa sejarah yang terjadi diwilayah nasional suatu Negara. Contohnya peristiwa – peristiwa sejarah diberbagai daerah di Indonesia dari zaman proklamasi hingga sekarang.
3.Sejarah dunia : berbagai peristiwa sejarah dari berbagai belahan dunia yang berpengaruh pada perubahan dunia. Contoh peritiwa sejarah 18 september 2004 di AS, tetapi terjadi peristiwa lain pada tanggal yang sama dinegara lain.
Sejarah geografi adalah berbagai peristiwa sejarah yang berkaitan dengan perkembangan bumi. Contohnya sejarah terjadinya tsunami, sejarah gempa disuatu daerah.
4.Sejarah ekonomi : berbagai peristiwa sejarah yang berkaitan dengan peristiwa – peristiwa ekonomi yang menimbulkan perubahan – perubahan dibidang ekonomi sehingga berimbas pada perubahan lainnya.
5.Sejarah Ketatanegaraan : peristiwa terjadinya perubahan – perubahan ketatanegaraan dari waktu kewaktu yang mencapai perubahan ketatanegaraan keterbentuknya kini dan pengaruhnya keprubahan Negara dan masyarakat yang ada diwilayah hokum tempat terjadinya perubahan ketatanegaraan itu.
6.Sejarah social adalah peristiwa perubahan – perubahan social yang dialami suatu masyarakat. Contohnya perubahan dari budaya tradisional ke budaya colonial dan ke kebudaya merdeka.

Senin, 15 Februari 2010

MODUL PEMBELAJARAN SEJARAH
KELAS : XII IPS

Standar Kompetensi : Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasi hingga lahirnya Orde Baru

Kompetensi Dasar : Siswa mampu menganalisis peristiwa sekitar proklamasi 17 agustus 1945 dan pembentukan pemerintahan Indonesia.

Indikator : 1. Menjelaskan persiapan proklamasi
2. Mendeskripsikan peristiwa proklamasi
3. Menjelaskan cara penyebarluasan berita proklamasi
4. Menyebutkan reaksi rakyat setelah mendengar proklamasi

Petunjuk penggunaan modul :
1. Baca seluruh teks materi dengan penunjuk jari tangan
2. Gari bawahi nama tokoh, nama tempat, nama peristiwa atau konsep – konsep
3. Buat peta hubungan antar konsep , antar peristiwa, antar tokoh.
4. Susunlah kesimpulan dasarnya dengan logika yang benar !

PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI
A. Sebelum Proklamasi
PM Jepang Koiso menjanjikan kemerdekaan kelak dikemudian hari kepada rakyat Indonesia. Janji ini ditindak lanjuti Soekarno – Hatta dengan meminta bukti nyata kepada pimpinan Jepang di Jakarta. Pihak Jepang mengijinkan dibentuknya BPUPKI yang bertugas untuk :
1. Menyusun falsafah Negara
2. Menyusun UUD
3. Menyusun system ekonomi untuk Indonesia merdeka
4. Menyusun system pertahanan untuk Indonesia bila merdeka
BPUPKI diganti PPKI, karena telah berhasil menyelesaikan tugasnya, yaitu Pancasila, UUD 1945; system ekonomi Kooperasi, dan system pertahanan rakyat semesta.
Tugas PPKI yang diketuai Soekarno dan wakilnya Hatta adalah melaporkan hasil kerja BPUPKI ke pimpinan militer Jepang Marsekal Terauchi di Dalat Vietnam, Pembubaran BPUPKI ; pendirian PPKI serta melobi pihak Jepang untuk merealisasikan janjinya memberi kemerdekaan kepada bangsa Indonesia.
Tanggal 15 agustus 1945 jam 12.00 wib Soekarno didatangi Wikana dan Chaerul Saleh yang mendesak Soekarno – Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, namun ditolak karena Soekrno sudah janji kepimpinan Jepang tanggal 24 agustus 1945, sebagai ketua PPKI , ia harus rapat dulu dengan anggota PPKI lain, ia juga memikirkan tentara jepang dipulau Jawa masih utuh dan kuat dan khawatir banyak rakyat yang tewas bila terjadi konflik terbuka.
B. Penolakan Soekarno - Hatta membuat para pemuda yang kumpul di Menteng 31 msepakat membawa Soekarno ke Rengas dengklok, agar tidak dipengaruhi Jepang.
Namun, bias dilepaskan oleh Mr. Ahmad Soebardjo yang kemudian membawa Soekarno – Hatta ke rumah Laksamana Maeda dan menyusun teks proklamasi dibantu Mr. Ahmad Subardjo. Teks dtulisan tangan diganti dengan tulisan mesin tik oleh Sayuti Melik dan hadirin setuju dengan usulan Sukarni agar ditulis atas nama bangsa Indonesia Soekarno – Hatta. Susunan upcara dimulai oleh pidato wakil Wali kota Jakarta Soewirjo yang berupaya menyipkan persiapan upcara. Pidato pembacaan teks proklamasi, diiring lagu Indonesia raya dan pengibaran bendera merah putih, ditutup piadto singkat Soekarno agar berita proklamasi disebarluaskan oleh hadirin.

Penyebar luasan berita Proklamasi
1. melalui kantor beita Domei
2. Melalui Koran Cahaya di Bandung dan “ suara Asia “ di Surabaya
3. Melalui utusan pemerintah keberbagai daerah
4. Melalui mesdij – Mesjid

Reaksi rakyat
1. Sujud syukur
2. pengibaran bendera merah putih
3. Pawai keliling dengan salam Merdeka
4. Merebut kantor pemerintah dan senjata dari tangan Jepang
5. Terjadinya peristiwa 3 daerah

Soal tes :
Perserikatan Bangsa-Bangsa.
United Nations
联合国
Nations Unies
Объединённые Нации
امم متحدة
Naciones Unidas
Perserikatan Bangsa-Bangsa

(Bendera PBB)


Bahasa resmi
Inggris, Mandarin, Perancis, Rusia, Arab, Spanyol

Sekretaris-Jendral
Ban Ki-moon (sejak 2006)

Didirikan 24 Oktober 1945

Jumlah anggota
192
Markas
New York City, NY, AS

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.
Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama - dihadiri wakil dari 51 negara - baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.
Sejak didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971.
Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki-moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007.

SISTEM PBB
PBB memiliki enam organ utama:
Majelis Umum PBB
Dewan Keamanan PBB
Dewan Ekonomi dan Sosial PBB
Dewan Perwalian PBB
Sekretariat PBB
Mahkamah Internasional
Asas PBB
Asas Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai berikut.
1. Persamaan derajat dan kedaulatan semua negara anggota.
2. Persamaan hak dan kewajiban semua negara anggota.
3. Penyelesaian sengketa dengan cara damai.
4. Setiap anggota akan memberikan bantuan kepada PBB sesuai ketentuan Piagam PBB.
5. PBB tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara anggota.
Tujuan PBB
Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai berikut.
1. Memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
2. Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asas-asas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
3. Mengembangkan kerjasama internasional dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
4. Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan mencegah timbulnya peperangan.
5. Memajukan dan menghargai hak asasi manusia serta kebebasan atau kemerdekaan fundamental tanpa membedakan warna, kulit, jenis kelamin, bahasa, dan agama.
6. Menjadikan pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai kerja sama yang harmonis untuk mencapai tujuan PBB.
7. Membangun hubungan damai dan kerja sama antara negara-negara di dunia;
8. Bekerja sama dengan negara-negara anggotanya dalam pemecahan masalah-masalah internasional, dan
9. Mendorong penghormatan hak asasi manusia.

1. Akan menerapkan sikap toleransi dan hidup bersama-sama dan menjaga keamanan satu sama lain sebagai negeri-negeri bertetangga secara baik.
2. Akan menyatukan kekuatan kami untuk memelihara keamanan dan keselamatan antar bangsa.
3. Akan memastikan bahwa kekuatan senjata tidak akan digunakan, kecuali untuk kepentingan umum setelah melalui tahapan-tahapan pendekatan.
Akan menggunakan potensi antar bangsa bagi membangun kemajuan ekonomi dan sosial untuk semua manusia.
Meskipun anggota Majelis Umum adalah seluruh negara yang terdaftar, namun badan ini tidak memiliki kekuatan apapun untuk menetapkan resolusi dan tindakan nyata tanpa persetujuan 5 Anggota Tetap Dewan Keamanan. Karena Dewan Keamanan yang beranggotakan Cina, Rusia, Amerika, Inggris, dan Prancis memiliki Hak Veto untuk mengeliminasi keputusan Majelis Umum yang tidak sesuai selera mereka. Intinya Dewan Keamanan adalah kekuatan pokok dan pengendali bagi keputusan dan tindakan PBB.

Kamis, 11 Februari 2010

Berdasarkan arti katanya, kata “sejarah” berasal dari bahasa Arab yaitu Syajaratun atau syajarah artinya pohon, keturunan, atau asal-usul kata ini kemudian diserap kedalam Bahasa Indonesia menjadi kata sejarah yang berate masa lampau. Kata sejarah dalam bahasa Indonesia sama pengertiannya dengan kata history dalam bahasa inggris artinya peristiwa masa lampau. Kata history sendiri berasal dari bahasa yunani kuno “istoria” yang berarti “belajar dengan cara bertanya-tanya”. Bagian terpenting dari kata istoria adalah belajar, ini berarti bahwa sejarah adalah ilmu pengetahuan yang memplajari peristiwa penting masa lalu. Sedangkan dalam bahasa jerman, sjarah berasal dari kata geschehen (geschicht) yang berarti sesuatu yang telah terjadi. Ahli sejarah Indonesia sendiri menrjemahkan sejarah sebagai :
1. Silsilah keluarga atau asal usul.
2. Peristiwa yang nyata pada masa lalu.
3. Riwayat.

Jadi, sejarah adalah suatu kegiatan atau tindakan manusia di masa lampau yang menimbulkan perubahan besar di masyarakat. Dan ilmu sejarah adalah ilmu yang mempelajari pristiwa penting pada masa lalu yang berhubungan dengan kehidupan manusia.

Sejarah sebagai Peristiwa
Sejarah sebagai suatu peristiwa artinya sejarah ditempatkan sebagai suatu fakta dari kejadian dan kenyataan yang benar-benar . Terjadi pada masa lampau.. Sejarah sebagai peristiwa berarti kita tempatkan peristiwa masa lalu tersebut sebagai suatu pakta yang benar-benar pernah terjadi pada masa lalu.sejarah sebagai peristiwa juga dapat kita jadikan sebagai dasar kita untuk mengakui dan merekonstruksi kembali kehidup manusia pada masa tersebut Peristiwa masa lalu memang sudah tidak bisa kita saksikan lagi secara langsung.

Sejarah sebagai Kisah


Sejarah sebagai kisah mempunyai arti bahwa kejadian masa lalu tersebut direkontruksi kembali melalui ingatan atau
penafsiran seseorang. Meskipun penafsiran seseorang tersebut berbeda-beda satu dengan yang lain. . sejarah sebagai kisah merupakan hasil cipta dan karya sejarawan setelah melalui proses penelitian sejarah yang didasarkan pada bukti-bukti yang ada, dapat dipertanggungjawabakan dan hasilnya mendekati kebenaran dan peristiwa masa lalu.. Sisa-sisa peninggalan masa lalu yang dibutuhkan dalam peyusunan sebuah kisah terkadang jumlahnya sangat terbatas dalam kondisi yang sangat rusak. Sisa peninggalan masa lalu yang berwujud benda atau artefak akan lebih sulit dijadikan sumber kisah dibandingkan yang berwujud prasasti (sumber tetulis). Jadi, dalam meyusun sebuah kisah sejarah, seorang sejarawan dituntut harus mengikuti metode analisis serta pendekatan-pendekatan tertentu sehingga hasil dari penelitian mereka benar-benar dipertanggungjawabkan.

2. Sejarah sebagai Ilmu

Dalam hal ini, sejarah sitempatkan sebagai pengetahuan tentang masa lampau yang disusun secara sistematis dan metode
pengkajian ilmiah untuk mendapatkan kebenaran mengenai peristiwa masa lampau. Kebenaran akan suatu peristiwa tersebut harus
dibutikan oleh suatu dokumen atau bukti sejarah yang telah diuji dengan sangat teleti dan cermat keasliannya atau keautentikan-
ya. Keaslian dari sumber sejarah memegang peranan sangat penting dalam sebuah peneletian sejarah, sebab kebenaran dari suatu
kisah sejarah ditentukan dari asli atau tidaknya sumber sejarah yang ditemukan.

Kebenaran dalam sejarah berarti sesuai dengan fakta-fakta yang ada pada zaman dahulu. Itulah sebabnya sejarah dimasukan
kedalam kategori sebuah ilmu, sebab sejarah memang memenuhi syarat-syarat keilmuan, antara lain:

a. Memiliki objek yang dijadikan permasalahan yaitu peristiwa masa lalu.
b. Melibatkan penggunaan metode-metode dalam melakukan analisis. Terutama yang menghubungkannya dengan bukti-bukti sejarah yang ada.
c. Disusun secara sistematis. Peyusunan kisah sejarah akan selalu mengingat pada suunan kronologis yang dimulai dari peristiwa paling awal.
d. Bersifat rasional. Peyusunan kisah sejarah akan selalu berpedoman pada penelitian sumber-sumber sejarah yang kemudian disusun secara rasional berdasarkan fakta yang ada. Sifat-sifat mitos, mistik, tahayul, dan hal-hal serupa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dihindari dalam peyusunan sebuah kisah sejarah.
e. Bersifat objektif. Kebenaran dalam peyusunan kisah sejarah haruslah benar-benar sesuai dengan sumber yang ada tidak boleh dilebih-lebihkan termasuk menambah-namabahi kisah yang tidak benar maupun mengurangi bagian-bagian tertentu sehingga kisah sejarah menjadi membinggungkan.

2. Sejarah sebagai Seni

Sejarah sebagai seni dalam hal ini sejarah dihubungkan dengan menulis kisah sejarah. Menurut G.M. Travelyan menulis kisah sejarah bukanlah hal yang mudah sebab menulis kisah sejarah merupakan sebuah seni, yang didalamnya juga mengandung unsure filsafat, polemik, dan propaganda. Dalam penulisan sebuah kisah sejarah diperlukan daya imajinasi sehingga mampu menjadikan fakta-fakta sejarah yang ada menjadi lebih hidup, berarti, dan memiliki daya tarik tersendiri sehingga orang tertarik untuk membaca dan mempelajarinya. Oleh sebab itu, menurut Travelyan dalam menulis kisah sejarah diperlikan kemampuan dalam menggunakan bahasa yang indah, komunikatif, menarik, dan isinya mudah dipahami. Dengan kata lain, diperlukan seni dalam menuis kisah-kisah sejarah sehingga seorang sejarawanpun haruslah memilki rasa seni yang tinggi dalam menyampaikan kisah-kisah sejarahnya melalui tulisan.
MEE
Tanggal 25 Maret 1957, para delegasi negara-negara Eropa menandatangani kesepakatan pembentukan organisasi Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) di Roma. Dengan dibentuknya MEE, negara-negara Eropa mengikat kerjasama ekonomi yang lebih erat dengan menghapuskan tarif pajak serta memberikan kebebasan perdagangan, penanaman modal, dan pertukaran tenaga kerja antar negara anggota. MEE adalah langkah awal dari Uni Eropa yang dibentuk tahun 1992
Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE)
MEE atau Europen Economic Community (EEC) merupakan organisasi kerjasama bidang ekonomi negara-negara Eropa yang dibentuk dalam pertemuan menteri luar negeri dari enam negara Eropa yakni; Prancis, Belgia, Jerman (ketika itu bernama Jerman Barat), Italia, Belanda dan Luxemberg di Roma Italia (Perjanjian Roma) pada tanggal 25 Maret 1957. Organisasi ini merupakan kelanjutan dari organisasi kerjasama “ Masyarakat arang batu dan baja Eropa”(Montan Unio) yang berdiri pada tahun 1950 atas usul menteri luar negeri Prancis Robert Schuman.
a. latar belakang pembentukan MEE
1.Adanya kesulitan ekonomi yang dialami negara-negara Eropa pasca Perang Dunia II.
2.Gagalnya segala upaya yang dirintis dalam rangka mempersatukan Eropa dalam bidang politik mulai dari usul pembentukan Pan Eropa yang di usulkan Richard Chaudehov dari Austria tahun 1923 dan gagasan pembentukan Dewan Eropa oleh Winston Churchill dari Inggris, sehingga perang acap kali terjadi antar sesama negara Eropa ( PD I dan PD II)
3.Keinginan untuk menaikkan kembali gengsi Eropa di dunia
b. Tujuan MEE
1.mempererat kerjasama bidang ekonomi di antara sesama negara Eropa
2.meningkatkan taraf hidup masyarakat Eropa
3.mengujudkan integrasi negara-negara Eropa yang aman, makmur dan bersatu.
4.memperluas lapangan kerja bagi rakyat Eropa
5.memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas.
6.menghapus semua yang merintangi, menghambat peningkatan perdagangan internasional.
7.menjaga keseimbangan perdagangan antar sesama anggota MEE.
8.memperluas hubungan ekonomi dengan negara-negara di luar MEE.
c. Struktur organisasi MEE terdiri dari:
1. Majelis Eropa (Assembly)
Mejelis Eropa mempunyai anggota 142 orang yang dipilih oleh parlemen negara-negara anggota dengan tugas: memberikan nasehat, usul dan mengawasi serta dapat meminta pertanggungjawaban atas pekerjaan komisi MEE
2. Dewan Eropa ( The Council)
dewan Eropa beranggotakan seluruh menteri-menteri luar negeri angota, mempunyai kekuasaan tertinggi, dengan tugas; merencanakan dan memberi putusan atas semua rencana dan usul baru yang diajukan.
3. Komisi Eropa ( Commission)
Komisi Eropa beranggotakan 9 orang yang dipilih dari negara-negara anggota, dengan tugas sebagai pelaksana/pengurus harian MEE, dengan masa jabatan 4 tahun.
4. Badan Peradilan (The Court of Justice)
Badan peradilan beranggotakan 7 orang hakim wakil dari negara-negara anggota dengan tugas; mengadili pelanggaran-pelanggaran terhadap peraturan yang telah ditetapkan MEE , dengan masa jabatan 6 tahun.
d. Negara-negara anggota MEE adalah:

Prancis, Jerman, Inggris, Italia, Belanda, Belgia, Luxemberg, Denmark, Inggris, Irlandia, Spanyol, Portugal, Norwegia dan Yunani,
Pengertian APEC atau Asia Pasific Economic Cooperation
APEC adalah singkatan dari Asia-Pacific Economic Cooperation atau Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik. APEC didirikan pada tahun 1989. APEC bertujuan mengukuhkan pertumbuhan ekonomi dan mempererat komunitas negara-negara di Asia Pasifik.
Dengan kata lain Asia-Pacific Economic Cooperation, atau APEC, adalah forum utama untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi, kerjasama, perdagangan dan investasi di kawasan Asia-Pasifik.APEC adalah satu-satunya pemerintahan antar kelompok di dunia yang beroperasi atas dasar komitmen yang tidak mengikat, dialog terbuka dan sama menghormati pandangan dari semua peserta. Tidak seperti WTO atau badan-badan perdagangan multilateral lainnya, APEC tidak memiliki kewajiban perjanjian yang diperlukan dari peserta. Keputusan yang dibuat dalam APEC yang dicapai dengan konsensus dan komitmen yang dilakukan secara sukarela.
APEC memiliki 21 anggota – disebut sebagai “Member Ekonomi” – yang menyumbang sekitar 40,5% 1 dari populasi dunia, sekitar 54,2% 1 dari GDP dunia dan sekitar 43,7% 2 dari perdagangan dunia.
Maksud dan Tujuan

APEC didirikan pada tahun 1989 untuk lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran untuk wilayah dan untuk memperkuat komunitas Asia-Pasifik.
Sejak awal, APEC telah bekerja untuk mengurangi tarif dan hambatan perdagangan lain di wilayah Asia-Pasifik, menciptakan ekonomi domestik yang efisien dan secara dramatis meningkatkan ekspor. Kunci untuk mencapai visi APEC adalah apa yang disebut sebagai ‘Tujuan Bogor’ yang bebas dan terbuka perdagangan dan investasi di kawasan Asia-Pasifik pada tahun 2010 untuk ekonomi industri hingga 2020 untuk mengembangkan ekonomi.. Tujuan ini diadopsi oleh 1994 mereka Para pemimpin di pertemuan di Bogor, Indonesia.
Bebas dan terbuka membantu perdagangan dan investasi ekonomi untuk tumbuh, menciptakan lapangan kerja dan memberikan kesempatan yang lebih besar untuk perdagangan internasional dan investasiSebaliknya, proteksi harga tetap tinggi dan mendorong inefisiensi dalam industri-industri tertentu. erdagangan bebas dan terbuka membantu menurunkan biaya produksi dan dengan demikian mengurangi harga barang dan jasa – manfaat langsung bagi semua.
APEC juga bekerja untuk menciptakan lingkungan yang aman dan efisien pergerakan barang, jasa dan orang di seluruh di wilayah perbatasan melalui kebijakan ekonomi dan kesejajaran dan kerjasama teknis.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)APEC
KTT APEC diadakan setiap tahun di negara-negara anggota. Pertemuan pertama organisasi APEC diadakan di Canberra, Australia pada tahun 1989.APEC menghasilkan “Deklarasi Bogor” pada KTT 1994 di Bogor yang bertujuan untuk menurunkan bea cuka hingga nol dan lima persen di lingkungan Asia Pasifik untuk negara maju paling lambat tahun 2010 dan untuk negara berkembang selambat-lambatnya tahun 2020.Pada tahun 1997, KTT APEC diadakan di Vancouver, Kanada. Kontroversi timbul ketika kepolisian setempat menggunakan bubuk merica untuk meredakan aksi para pengunjuk rasa yang memprotes kehadiran Soeharto yang menjabat sebagai presiden Indonesia pada saat itu. Pada tahun 2003, kepala organisasi Jemaah Islamiyah Riduan Isamuddin alias Hambali berencana melancarkan serangan pada KTT APEC di Bangkok, Thailand. Hambali ditangkap di kota Ayutthaya oleh kepolisian setempat sebelum ia dapat melaksanakan serangan itu.Pada tahun 2004, Chili menjadi negara Amerika Selatan pertama yang menjadi tuan rumah KTT APEC.
I. AFTA dilakukan secara bertahap
1. Perdagangan bebas ASEAN (AFTA = ASEAN Free Trade Area) disetujui pada KTT-ASEAN di Singapura tahun 1992, dengan tujuan untuk meningkatkan perdagangan intra-ASEAN dan pendayagunaan bersama semua sumber daya dari dan oleh negara-negara ASEAN. Pada waktu disetujuinya AFTA tersebut, target implementasi penuhnya adalah pada 1 Januari 2008, dengan cakupannya adalah produk industri.
2. Sejak tahun 1993, dimulailah program penurunan tarif masing-masing negara ASEAN-6, melalui penyampaian Legal Enactment yang dikeluarkan setiap tanggal 1 Januari. Di Indonesia Legal Enactment tersebut berbentuk SK Menteri Keuangan tentang CEPT-AFTA (Common Effective Preferential Tariff for AFTA).
3. Pada tahun 1994, sidang Menteri Ekonomi ASEAN memutuskan untuk mempercepat implementasi penuh AFTA menjadi 1 Januari 2003, dengan cakupannya termasuk produk hasil pertanian.
4. Pada tahun 1998, KTT-ASEAN di Hanoi mempercepat implementasi penuh AFTA menjadi 1 Januari 2002, dengan fleksibilitas. Fleksibilitas disini berarti bahwa beberapa produk yang dirasakan masih belum siap, dapat ditunda pelaksanaannya sampai 1 Januari 2003.
5. KTT-ASEAN tahun 1998 tersebut juga menyepakati target-target penurunan tariff sebagai berikut :
a. Tahun 2000 : menurunkan tarif bea masuk menjadi 0-5% sebanyak 85% dari seluruh jumlah pos tarif yang dimasukkan dalam Inclusion List (IL).
b. Tahun 2001 : menurunkan tarif bea masuk menjadi 0-5% sebanyak 90% dari seluruh pos tarif yang dimasukkan dalam IL.
c. Tahun 2002 : menurunkan tarif bea masuk menjadi 0-5% sebanyak 100% dari seluruh pos tarif yang dimasukkan dalam IL, dengan fleksibilitas.
d. Tahun 2003 : menurunkan tarif bea masuk menjadi 0-5% sebanyak 100% dari seluruh pos tarif yang dimasukkan dalam IL, tanpa fleksibilitas.
Negara-negara ASEAN telah memasukkan semua produknya kedalam Inclusion List, kecuali produk-produk yang dikatagorikan sebagai General Exception (GE), Highly Sensitive List (HSL) dan Sensitive List (SL).
Produk yang dikatagorikan dalam General Exception adalah produk-produk yang secara permanen tidak perlu dimasukkan kedalam CEPT-AFTA, karena alasan keamanan nasional, keselamatan, atau kesehatan bagi manusia, binatang dan tumbuhan, serta untuk melestarikan obyek-obyek arkeologi dan budaya. Indonesia mengkatagorikan produk-produk dalam kelompok senjata dan amunisi, minuman beralkohol, dan sebagainya sebanyak 68 pos tarif sebagai General Exception.
Sedangkan produk-produk beras dan gula Indonesia yang dikatagorikan dalam Highly Sensitive List, masih dapat menerapkan tarif MFN sampai tahun 2010, kemudian mulai dari tahun 2010 sampai waktu yang tidak terbatas dapat menerapkan tarif maksimum 20%. Jumlah pos tarif masing-masing negara dalam paket CEPT-AFTA tercantum pada lampiran 1 dan 2.

Candu Roro Jonggrang

Candi Rara Jonggrang atau Lara Jonggrang yang terletak di Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi ini terletak di pulau Jawa, kurang lebih 20 km timur Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Rara Jonggrang terletak di desa Prambanan yang wilayahnya dibagi antara kabupaten Sleman dan Klaten.

Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh salah seorang dari kedua orang ini, yakni: Rakai Pikatan, raja kedua wangsa Mataram I atau Balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya. Tidak lama setelah dibangun, candi ini ditinggalkan dan mulai rusak.